Tadinya, sesuai “antrian” pengunjung yang berkonsultasi di blog ini, hari ini aku akan memposting artikel mengenai cara supaya tidak kecanduan masturbasi. Tapi kemudian aku ingat, sudah dua kali berturut-turut kubahas persoalan seksual, yaitu Ciuman dalam Pacaran dan Masih perawankah bila jari tangan masuk ke vagina. Jika saat ini aku memposting tulisan tentang persoalan seksual lagi, maka mungkin itu sudah berlebihan. Sebab, seperti yang dikatakan oleh flanker (seorang pengunjung blog ini), unsur terpenting dalam pacaran yang sehat (atau islami) bukanlah hubungan lahiriah, melainkan batiniah. Oleh karena itu, postingan mengenai cara supaya tidak kecanduan masturbasi itu kutunda dulu saja. Kupikir, sekarang sebaiknya kita bicara mengenai hubungan antara pacaran dan bulan Ramadhan.

Setahun yang lalu, aku sudah membahas persoalan ini dalam empat artikel. Sekarang, di sini aku hendak merangkum artikel-artikel tersebut.

Di artikel pertama kusebutkan bahwa Ramadhan merupakan saat terbaik untuk pacaran. Seorang pembaca (bernama Yeni Setiawan) menyambutnya dengan kata-kata:

benar sekali judul tulisan ini. di bulan ramadan, dulu pas pacaran kami malah bisa saling menjaga satu sama lain.. seandainya setiap bulan adalah ramadhan..

Mengapa di bulan Ramadhan, kita lebih bisa “saling menjaga satu sama lain”? Sebab, semua setan dibelenggu di bulan ini. Rasulullah saw. bersabda: Ketika tiba [bulan] Ramadhan, dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu-pintu neraka, dan dibelenggulah semua syetan. (HR Bukhari & Muslim, dari Abu Hurairah r.a.)

Selain itu, puasa merupakan tameng terhadap berbagai nafsu. Rasulullah saw. bersabda: Dan siapa pun belum mampu [menikah], hendaklah ia berpuasa. Sesungguhnya puasa itu merupakan perisai baginya. (HR Bukhari & Muslim, dari Abdullah bin Mas’ud r.a.) Dengan perisai itulah kita menjadi lebih mampu mengendalikan berbagai nafsu kita, termasuk birahi. Jadi, jelaslah bahwa Ramadhan merupakan peluang emas untuk pacaran secara islami.

Untuk memanfaatkan peluang emas ini, silakan simak Panduan Pacaran di Bulan Ramadhan.

Lantas, apakah sebaiknya kita memenuhi bulan Ramadhan untuk pacaran saja tanpa menggiatkan ibadah formal seperti shalat? TIDAK. Dari pernyataan bahwa “saat terbaik untuk pacaran adalah di bulan Ramadhan” TIDAK dapat disimpulkan bahwa “Ramadhan adalah saat untuk pacaran saja (sedangkan aktivitas lainnya dikesampingkan).” Bandingkan dengan pernyataan bahwa “saat terbaik untuk reuni adalah di bulan Syawal”. Dari pernyataan ini, tentu TIDAK dapat kita simpulkan bahwa “Syawal adalah saat untuk reuni saja (sedangkan aktivitas lainnya dikesampingkan).”

Oleh karena itu, disamping sibuk bercinta secara islami, kita mestinya juga sibuk mengerjakan amal-amal islami lainnya. Inilah yang harus kita perbuat supaya amal puasa kita tidak menjadi sia-sia lantaran pacaran.

Benarlah kesimpulan Feisal Rahmady dalam menanggapi artikel Panduan Pacaran di bulan Ramadhan:

Bagaimana kalau sudah terlanjur melakukan zinah di bulan Ramadhan?? (pernah [pula] melakukan sebelum & sesudah bulan itu..) Apakah masih bisa dapat pengampunan dari Allah SWT? apakah ada bedanya (dosa & cara pengampunan) bila dilakukan pada siang hari atau malam hari? apakah ada bedanya (dosa & cara pengampunan) yang dilakukan oleh laki2 atau perempuan? Bagaimana cara mendapatkan pengampunan dari Allah SWT???

Jawaban M Shodiq Mustika:

Besarnya dosa tidak dibedakan dari jenis kelamin. Yang membedakan adalah perannya. Semakin besar perannya dalam berbuat dosa itu, semakin besarlah dosanya.

Bila sudah terlanjur berzina, segeralah bertaubat. Di bulan Ramadhan atau pun di luar itu, dosanya sama besarnya. Adapun bila berzina pada saat menjalankan puasa, dosanya bertambah dengan dosa melanggar kewajiban berpuasa apabila tidak menebus “denda” berupa puasa selama dua bulan berturut-turut atau memberi makan 60 orang fakir-miskin. (Untuk penjelasan lebih rinci, lihat Hukum Bercampur di Siang Ramadhan, Zina, dan Kaffarat.)

Namun, betapa pun besarnya dosa itu, ampunan Allah SWT lebih besar. Rasulullah saw. bersabda, “Siapa pun yang bertaubat sebelum matahari terbit dari barat [yaitu sebelum kiamat], niscaya Allah menerima taubatnya.” (HR Muslim dari Abu Hurairah)

Yang dimaksud dengan taubat yang sesungguhnya ialah menyesali perbuatan dosa itu, memohon ampun kepada Allah SWT (dan meminta maaf kepada orang lain yang terzalimi oleh perbuatan dosa itu), dan kemudian tidak mengulangi perbuatan dosa itu. (Untuk penjelasan selengkapnya, lihat Yusuf al-Qaradhawi, Tuntunan Bertaubat kepada Allah SWT.)

Di samping taubat, Islam menyediakan berbagai sarana lain yang dapat menghapus dosa. (Lihat Abdul Halim Abu Syuqqah, Kebebasan Wanita, Jilid 3 (Jakarta: Gema Insani Press, 1999), hlm. 218-220.) Diantaranya:

wudhu,
shalat,
puasa,
sedekah,
amar makruf nahi munkar,
menyingkirkan duri dari jalan;
ikhlas bersedekah walau hanya dengan sepotong roti.
Dan sebagainya.

Ramadhan adalah bulan yang istimewa. Di bulan ini, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan semua syetan dibelenggu. Inilah saat terbaik untuk pacaran secara islami.

Berikut beberapa panduan buat kamu-kamu yang mau pacaran secara islami:

  • Mengisi waktu luang menunggu saat berbuka dengan jalan-jalan ke pusat-pusat perbelanjaan cenderung merangsang selera konsumtif. Lebih baik meninjau pusat-pusat produksi (umpamanya di tempat usaha konveksi) bersama pacar dan beberapa rekan lain. Seraplah semangat kerja para buruh yang tetap bekerja keras walau berpuasa dan digaji rendah.
  • Saat lapar, orang-orang biasanya akan mudah terbakar emosi. Lebih berhati-hatilah dalam berbicara, bersikap, dan berperilaku terhadap pacarmu. Sebaliknya, ketika kau merasa tersakiti oleh bicara, sikap, atau pun perilakunya, redamlah emosimu. Ingatlah bahwa kau sedang berpuasa.
  • Panduan pacaran islami yang berlaku di bulan-bulan lain, berlaku pula di saat puasa. Di antaranya, gaya pacaran yang paling efektif: menyimak.
  • Tidak ada jaminan bahwa kalian akan bebas dari zina walau sedang berpuasa. Kendati syetan dibelenggu, nafsu syahwat kita masih ada. Jadi, di saat puasa pun jangan coba-coba mendekati zina (seperti raba-meraba, cium-mencium, dsb).
  • Supaya jauh dari zina, pastikanlah bahwa kebersamaan kalian selalu terawasi oleh orang lain. Umpamanya, hindari jangan sampai selepas berjamaah di masjid ternyata tinggal kalian berdua. Jangan malah berpikiran, “Mumpung nggak ada orang, kesempatan nih.” Ingat, meskipun tidak ada orang yang melihat perbuatan kalian, malaikat pencatat amal melihat dan mencatat perbuatan kalian.
  • Menjalani pacaran di bulan Ramadhan mungkin tidak ringan. Barangkali akan ada orang-orang yang mengolok-olok kalian, “Ramadhan kok malah pacaran.” Karena itu, kalian perlu saling membesarkan hati. Bagaimanapun, bila kalian lolos dari masa-masa yang tidak ringan ini, maka masa depan hubungan kalian akan lebih cerah.

Itulah beberapa panduan atau kiat yang bisa aku sarankan. Tentu kalian bisa menambahkan kiat-kiat lainnya demi kesempurnaan. Silakan.

Keutamaan Puasa Enam Hari Di Bulan Syawal

Abu Ayyub Al-Anshari radhiallahu ‘anhu meriwayatkan, Nabi
shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
“Barangsiapa berpuasa penuh di bulan Ramadhan lalu menyambungnya
dengan(puasa) enam hari di bulan Syawal, maka (pahalanya) seperti ia
berpuasa selama satu tahun .”
(HR. Muslim).

Imam Ahmad dan An-Nasa’i, meriwayatkan dari Tsauban, Nabi
shallallahu ‘alaihi wasalllam bersabda:
“Puasa Ramadhan (ganjarannya) sebanding dengan (puasa) sepuluh
bulan, sedangkan puasa enam hari (di bulan Syawal, pahalanya)
sebanding dengan(puasa) dua bulan, maka itulah bagaikan berpuasa
selama setahun penuh.”
( Hadits riwayat Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban dalam “Shahih” mereka.)

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam
bersabda:
“Barangsiapa berpuasa Ramadham lantas disambung dengan enam hari di
bulan Syawal, maka ia bagaikan telah berpuasa selama setahun. “
(HR. Al-Bazzar) (Al Mundziri berkata: “Salah satu sanad yang befiau
miliki adalah shahih.”)

Pahala puasa Ramadhan yang dilanjutkan dengan puasa enam hari di
bulan Syawal menyamai pahala puasa satu tahun penuh, karena setiap
hasanah(kebaikan) diganjar sepuluh kali lipatnya, sebagaimana telah
disinggung dalam hadits Tsauban di muka.

Membiasakan puasa setelah Ramadhan memiliki banyak manfaat, di
antaranya :

1. Puasa enam hari di buian Syawal setelah Ramadhan, merupakan
pelengkap dan penyempurna pahala dari puasa setahun penuh.

2. Puasa Syawal dan Sya’ban bagaikan shalat sunnah rawatib,
berfungsi sebagai penyempurna dari kekurangan, karena pada hari
Kiamat nanti perbuatan-perbuatan fardhu akan disempurnakan
(dilengkapi) dengan perbuatan-perbuatan sunnah. Sebagaimana
keterangan yang datang dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam di
berbagai riwayat. Mayoritas puasa fardhu yang dilakukan kaum
muslimin memiliki kekurangan dan ketidak sempurnaan, maka hal itu
membutuhkan sesuatu yang menutupi dan menyempurnakannya.

3. Membiasakan puasa setelah Ramadhan menandakan diterimanya
puasa Ramadhan, karena apabila Allah Ta’ala menerima amal seorang
hamba, pasti Dia menolongnya dalam meningkatkan perbuatan baik
setelahnya. Sebagian orang bijak mengatakan: “Pahala’amal kebaikan
adalah kebaikan yang ada sesudahnya.” Oleh karena itu barangsiapa
mengerjakan kebaikan kemudian melanjutkannya dengan kebaikan lain,
maka hal itu merupakan tanda atas terkabulnya amal pertama.

Demikian pula sebaliknya, jika seseorang melakukan suatu kebaikan
lalu diikuti dengan yang buruk maka hal itu merupakan tanda
tertolaknya amal yang pertama.

4. Puasa Ramadhan -sebagaimana disebutkan di muka- dapat
mendatangkan maghfirah atas dosa-dosa masa lain. Orang yang berpuasa
Ramadhan akan mendapatkan pahalanya pada hari Raya’ldul Fitri yang
merupakan hari pembagian hadiah, maka membiasakan puasa
setelah ‘Idul Fitri merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat ini.
Dan sungguh tak ada nikmat yang lebih agung dari pengampunan dosa-
dosa.

Oleh karena itu termasuk sebagian ungkapan rasa syukur seorang hamba
atas pertolongan dan ampunan yang telah dianugerahkan kepadanya
adalah dengan berpuasa setelah Ramadhan. Tetapi jika ia malah
menggantinya dengan perbuatan maksiat maka ia termasuk kelompok
orang yang membalas kenikmatan dengan kekufuran. Apabila ia berniat
pada saat melakukan puasa untuk kembali melakukan maksiat lagi, maka
puasanya tidak akan terkabul, ia bagaikan orang yang membangun
sebuah bangunan megah lantas menghancurkannya kembali.

Allah Ta’ala berfirman:
“Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan
benangnya yang sudah dipintal dengan kuat menjadi cerai berai
kembali “(An-Nahl: 92)

5. Dan di antara manfaat puasa enam hari bulan Syawal adalah amal-
amal yang dikerjakan seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada
Tuhannya pada bulan Ramadhan tidak terputus dengan berlalunya bulan
mulia ini, selama ia masih hidup.

Orang yang setelah Ramadhan berpuasa bagaikan orang yang cepat-cepat
kembali dari pelariannya, yakni orang yang baru lari dari peperangan
fi sabilillah lantas kembali lagi. Sebab tidak sedikit manusia yang
berbahagia dengan berlalunya Ramadhan sebab mereka merasa berat,
jenuh dan lama berpuasa Ramadhan.

Barangsiapa merasa demikian maka sulit baginya untuk bersegera
kembali melaksanakan puasa, padahal orang yang bersegera kembali
melaksanakan puasa setelah ‘Idul Fitri merupakan bukti kecintaannya
terhadap ibadah puasa, ia tidak merasa bosam dan berat apalagi benci.

Seorang Ulama salaf ditanya tentang kaum yang bersungguh-sungguh
dalam ibadahnya pada bulan Ramadhan tetapi jika Ramadhan berlalu
mereka tidak bersungguh-sungguh lagi, beliau berkomentar:

“Seburuk-buruk kaum adalah yang tidak mengenal Allah secara benar
kecuali di bulan Ramadhan saja, padahal orang shalih adalah yang
beribadah dengan sungguh-sunggguh di sepanjang tahun.”

Oleh karena itu sebaiknya orang yang memiliki hutang puasa Ramadhan
memulai membayarnya di bulan Syawal, karena hal itu mempercepat
proses pembebasan dirinya dari tanggungan hutangnya. Kemudian
dilanjutkan dengan enam hari puasa Syawal, dengan demikian ia telah
melakukan puasa Ramadhan dan mengikutinya dengan enam hari di bulan
Syawal.

Ketahuilah, amal perbuatan seorang mukmin itu tidak ada batasnya
hingga maut menjemputnya. Allah Ta’ala berfirman :
“Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal) “
(Al-Hijr: 99)

Dan perlu diingat pula bahwa shalat-shalat dan puasa sunnah serta
sedekah yang dipergunakan seorang hamba untuk mendekatkan diri
kepada Allah Ta’ala pada bulan Ramadhan adalah disyari’atkan
sepanjang tahun, karena hal itu mengandung berbagai macam manfaat,
di antaranya; ia sebagai pelengkap dari kekurangan yang terdapat
pada fardhu, merupakan salah satu faktor yang mendatangkan mahabbah
(kecintaan) Allah kepada hamba-Nya, sebab terkabulnya doa, demikian
pula sebagai sebab dihapusnya dosa dan dilipatgandakannya pahala
kebaikan dan ditinggikannya kedudukan.

Hanya kepada Allah tempat memohon pertolongan, shalawat dan salam
semoga tercurahkan selalu ke haribaan Nabi, segenap keluarga dan
sahabatnya.

Sebagai muslim yang sejati, kedatangan dan kehadiran Ramadhan yang mulia pada tahun ini merupakan sesuatu yang amat membahagiakan kita. Betapa tidak, dengan menunaikan ibadah Ramadhan, amat banyak keuntungan yang akan kita peroleh, baik dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat
kelak.

Disinilah letak pentingnya bagi kita untuk membuka tabir rahasia puasa sebagai salah satu bagian terpenting dari ibadah Ramadhan.
Dr. Yusuf Qardhawi dalam kitabnya Al Ibadah Fil Islam mengungkapkan ada lima rahasia puasa yang bisa kita buka untuk selanjutnya bisa kita rasakan kenikmatannya dalam ibadah Ramadhan.

1. Menguatkan Jiwa

Dalam hidup hidup, tak sedikit kita dapati manusia yang
didominasi oleh hawa nafsunya, lalu manusia itu menuruti
apapun yang menjadi keinginannya meskipun keinginan itu
merupakan sesuatu yang bathil dan mengganggu serta
merugikan orang lain. Karenanya, di dalam Islam ada
perintah untuk memerangi hawa nafsu dalam arti berusaha
untuk bisa mengendalikannya, bukan membunuh nafsu yang
membuat kita tidak mempunyai keinginan terhadap sesuatu
yang bersifat duniawi. Manakala dalam peperangan ini
manusia mengalami kekalahan, malapetaka besar akan terjadi
karena manusia yang kalah dalam perang melawan hawa nafsu
itu akan mengalihkan penuhanan dari kepada Allah Swt
sebagai Tuhan yang benar kepada hawa nafsu yang cenderung
mengarahkan manusia pada kesesatan. Allah memerintahkan
kita memperhatikan masalah ini dalam firman-Nya yang
artinya: Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan
hawa nafsunya sebagai Tuhannya dan Allah membiarkannya
sesat berdasarkan ilmu-Nya. (QS 45:23)

Dengan ibadah puasa, maka manusia akan berhasil
mengendalikan hawa nafsunya yang membuat jiwanya menjadi
kuat, bahkan dengan demikian, manusia akan memperoleh
derajat yang tinggi seperti layaknya malaikat yang suci
dan ini akan membuatnya mampu mengetuk dan membuka
pintu-pintu langit hingga segala do’anya dikabulkan
oleh Allah Swt, Rasulullah Saw bersabda yang artinya: Ada
tiga golongan orang yang tidak ditolak do’a mereka:
orang yang berpuasa hingga berbuka, pemimpin yang adil dan
do’a orang yang dizalimi. (HR. Tirmidzi)

2. Mendidik Kemauan

Puasa mendidik seseorang untuk memiliki kemauan yang
sungguh-sungguh dalam kebaikan, meskipun untuk
melaksanakan kebaikan itu terhalang oleh berbagai kendala.
Puasa yang baik akan membuat seseorang terus
mempertahankan keinginannya yang baik, meskipun peluang
untuk menyimpang begitu besar. Karena itu, Rasulullah Saw
menyatakan: Puasa itu setengah dari kesabaran.

Dalam kaitan ini, maka puasa akan membuat kekuatan rohani
seorang muslim semakin prima. Kekuatan rohani yang prima
akan membuat seseorang tidak akan lupa diri meskipun telah
mencapai keberhasilan atau kenikmatan duniawi yang sangat
besar, dan kekuatan rohani juga akan membuat seorang
muslim tidak akan berputus asa meskipun penderitaan yang
dialami sangat sulit.

3. Menyehatkan Badan

Disamping kesehatan dan kekuatan rohani, puasa yang baik
dan benar juga akan memberikan pengaruh positif berupa
kesehatan jasmani. Hal ini tidak hanya dinyatakan oleh
Rasulullah Saw, tetapi juga sudah dibuktikan oleh para
dokter atau ahli-ahli kesehatan dunia yang membuat kita
tidak perlu meragukannya lagi. Mereka berkesimpulan bahwa
pada saat-saat tertentu, perut memang harus diistirahatkan
dari bekerja memproses makanan yang masuk sebagaimana juga
mesin harus diistirahatkan, apalagi di dalam Islam, isi
perut kita memang harus dibagi menjadi tiga, sepertiga
untuk makanan, sepertiga untuk air dan sepertiga untuk
udara.

4. Mengenal Nilai Kenikmatan

Dalam hidup ini, sebenarnya sudah begitu banyak kenikmatan
yang Allah berikan kepada manusia, tapi banyak pula
manusia yang tidak pandai mensyukurinya. Dapat satu tidak
terasa nikmat karena menginginkan dua, dapat dua tidak
terasa nikmat karena menginginkan tiga dan begitulah
seterusnya. Padahal kalau manusia mau memperhatikan dan
merenungi, apa yang diperolehnya sebenarnya sudah sangat
menyenangkan karena begitu banyak orang yang memperoleh
sesuatu tidak lebih banyak atau tidak lebih mudah dari apa
yang kita peroleh.

Maka dengan puasa, manusia bukan hanya disuruh
memperhatikan dan merenungi tentang kenikmatan yang sudah
diperolehnya, tapi juga disuruh merasaakan langsung betapa
besar sebenarnya nikmat yang Allah berikan kepada kita.
Hal ini karena baru beberapa jam saja kita tidak makan dan
minum sudah terasa betul penderitaan yang kita alami, dan
pada saat kita berbuka puasa, terasa betul besarnya nikmat
dari Allah meskipun hanya berupa sebiji kurma atau seteguk
air. Disinilah letak pentingnya ibadah puasa guna mendidik
kita untuk menyadari tinggi nilai kenikmatan yang Allah
berikan agar kita selanjutnya menjadi orang yang pandai
bersyukur dan tidak mengecilkan arti kenikmatan dari Allah
meskipun dari segi jumlah memang sedikit dan kecil. Rasa
syukur memang akan membuat nikmat itu bertambah banyak,
baik dari segi jumlah atau paling tidak dari segi rasanya,
Allah berfirman yang artinya: Dan (ingatlah juga), tatkala
Tuhanmu memaklumkan: “Sesungguhnya jika kamu
bersyukur, pasati Kami akan menambah (nikmat) kepadamu,
dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya
azab-Ku sangat pedih. (QS 14:7)

5. Mengingat dan Merasakan Penderitaan Orang Lain

Merasakan lapar dan haus juga memberikan pengalaman kepada
kita bagaimana beratnya penderitaan yang dirasakan orang
lain. Sebab pengalaman lapar dan haus yang kita rasakan
akan segera berakhir hanya dengan beberapa jam, sementara
penderitaan orang lain entah kapan akan berakhir. Dari
sini, semestinya puasa akan menumbuhkan dan memantapkan
rasa solidaritas kita kepada kaum muslimin lainnya yang
mengalami penderitaan yang hingga kini masih belum
teratasi, seperti penderitaan saudara-saudara kita di
Ambon atau Maluku, Aceh dan di berbagai wilayah lain di
Tanah Air serta yang terjadi di berbagai belahan dunia
lainnya seperti di Chechnya, Kosovo, Irak, Palestina dan
sebagainya.

Oleh karena itu, sebagai simbol dari rasa solidaritas itu,
sebelum Ramadhan berakhir, kita diwajibkan untuk
menunaikan zakat agar dengan demikian setahap demi setahap
kita bisa mengatasi persoalan-persoalan umat yang
menderita. Bahkan zakat itu tidak hanya bagi kepentingan
orang yang miskin dan menderita, tapi juga bagi kita yang
mengeluarkannya agar dengan demikian, hilang kekotoran
jiwa kita yang berkaitan dengan harta seperti gila harta,
kikir dan sebagainya.

Allah berfirman yang artinya: Ambillah zakat dari sebagian
harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan
mensucikan mereka dan mendo’alah untuk mereka.
Sesungguhnya do’a kamu itu (menjadi) ketentraman
jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha
Mengetahui. (QS 9:103)

Sambut dengan Gembira

Karena rahasia puasa merupakan sesuatu yang amat penting
bagi kita, maka sudah sepantasnyalah kalau kita harus
menyambut kedatangan Ramadhan tahun ini dengan penuh rasa
gembira sehingga kegembiraan kita ini akan membuat kita
bisa melaksanakan ibadah Ramadhan nanti dengan ringan
meskipun sebenarnya ibadah Ramadhan itu berat.

Kegembiraan kita terhadap datangnya bulan Ramadhan harus
kita tunjukkan dengan berupaya semaksimal mungkin
memanfaatkan Ramadhan tahun sebagai momentum untuk
mentarbiyyah (mendidik) diri, keluarga dan masyarakat
kearah pengokohan atau pemantapan taqwa kepada Allah Swt,
sesuatu yang memang amat kita perlukan bagi upaya meraih
keberkahan dari Allah Swt bagi bangsa kita yang hingga
kini masih menghadapi berbagai macam persoalan besar. Kita
tentu harus prihatin akan kondisi bangsa kita yang sedang
mengalami krisis, krisis yang seharusnya diatasi dengan
memantapkan iman dan taqwa, tapi malah dengan menggunakan
cara sendiri-sendiri yang akhirnya malah memicu
pertentangan dan perpecahan yang justeru menjauhkan kita
dari rahmat dan keberkahan dari Allah Swt.

Juventus menjadi jawara pada mini turnamen Trofeo Moretti yang dihelat Kamis (21/08) atau Jumat dini hari. Mereka menang adu penalti 5-4 atas AC Milan, serta unggul dengan cara dan skor yang sama saat menghadapi Napoli. Milan sendiri sempat menang tipis 1-0 saat menantang Napoli.

Uniknya, kemenangan Juventus ini didapat mereka tanpa sekalipun mencetak gol pada waktu normal. Mini turnamen ini sendiri hanya memainkan pertandingan selama 1 x 45 menit. Sehingga satu-satunya gol murni yang tercipta di pertandingan ini adalah lewat Alberto Paloschi saat Milan mengalahkan Napoli.

Partai melawan Napoli dijadikan arena eksperimen oleh pelatih Juventus, Claudio Ranieri. Ia menurunkan beberapa pemain muda seperti Lorenzo Ariaudo, Fausto Rossi, dan Albin Ekdal. Tidak ketinggalan bintang muda mereka, Sebastian Giovinco.

Meski mendominasi permainan, namun Juventus tetap tidak mampu mencetak gol ke gawang lawan. Begitu juga beberapa peluang yang dimiliki Napoli, tidak ada satu pun yang berbuah gol, sehingga pemenang harus ditentukan lewat adu penalti.

Juventus memenangi adu penalti sebab sepakan kelima algojonya, Simone Esposito, Pavel Nedved, Giovinco, Salihamidzic, dan Amauri tidak ada yang meleset. Sedangkan di kubu Napoli, eksekusi Roberto De Zerbi dapat digagalkan kiper Juve, Antonio Chimenti. Juventus pun menang dengan skor 5-4.

Pada partai Juventus kontra Milan, pertandingan berlangsung agak membosankan. Juventus kembali lebih banyak memegang kendali serangan, namun kans yang dimiliki Nedved, Amauri, dan Tiago tetap tidak mampu menembus gawang Milan yang dikawal Zlejko Kalac.

Kembali pertandingan dituntaskan dengan adu penalti. Dua eksekutor Milan, Massimo Ambrosini dan Giuseppe Favalli gagal menjebol gawang Chimenti, sedangkan dari kubu Juventus hanya Amauri yang gagal menuntaskan tugasnya. Juventus pun menang dengan skor seperti pertandingan sebelumnya, 5-4.

Sedangkan pada partai Milan kontra Napoli, tercipta satu gol untuk Rossonerri. Gol tersebut dibukukan oleh Alberto Paloschi. Sundulan pemain belia ini menyambut crossing pemain pengganti, Viudez, sukses menggetarkan gawang Napoli yang dikawal oleh Gianello.

Dengan hasil ini, Juventus dan Milan sama-sama meraih poin empat. Namun karena Milan kalah head-to head dengan Juventus, maka mereka harus merelakan gelar juara jatuh ke kubu rivalnya tersebut.

Rooney Ngotot Tampil

Kubu Manchester United menuai angin sejuk jelang pertandingan pembuka dalam upaya mempertahankan  gelar Liga Premier Inggris. Penggedor ulung, Wayne Rooney menyatakan siap berlaga untuk pertandingan    kontra Newcastle United di Old Trafford, Minggu, 17 Agustus.

Bos The Red Devils, Sir Alex Ferguson secara tersirat mencoret Rooney untuk pertandingan perdana MU di  musim 2008-09. Rooney dihinggapi virus yang menyerang perutnya ketika MU berlaga dalam pertandingan  persahabatan kontra Portsmouth di Nigeria.

Tapi, seperti diklaim Daily Mail, kondisi tidak separah yang dikira. Rooney pekan lalu kedapatan sudah aktif berkegiatan di luar lapangan dan di pertengahan pekan sudah melahap penuh porsi latihan yang diberikan staf pelatih MU. Dari apa yang diberitakan, Rooney terlihat bugar seperti biasa dan ikut kembali berlatih di latihan sesi kedua.

Ferguson tentunya tidak ingin kehilangan poin di kandang sendiri, sedangkan kondisi di barisan pendobrak tidak terlalu sehat lantaran absennya Cristiano Ronaldo. Kebugaran Louis Saha juga diragukan. Keinginan menggaet Dimitar Berbatov dari Tottenham Hotspur juga terkatung-katung. Dengan demikian Ferguson akan sangat bergantung pada Carlos Tevez dan Ryan Giggs yang akan digeser lebih ke depan.

Saking ngototnya Rooney untuk bermain, striker emosional itu berani mendesak Ferguson untuk menurunkannya guna menjebol gawang The Magpies. Pertanyaannya, apakah manajer berusia 66 tahun itu berani mengambil resiko atau tidak?

Kemungkinan terbesar adalah Rooney tetap disertakan dalam susunan pemain. Tinggal Ferguson yang memutuskan apakah menurunkannya sedari kick-off, menurunkannya dari bangku cadangan atau menyimpan penuh untuk memulihkan kondisi guna menghadapi Portsmouth pekan berikutnya.

Awal bagus Fiorentina

Fiorentina masih terlalu kuat untuk Slavia Praha. Dalam pertandingan putaran ketiga kualifikasi Liga Champions yang digelar Selasa (12/08) atau Rabu dinihari WIB, Fiorentina menundukkan tamunya tersebut dengan skor 2-0. Kedua gol kemenangan Fiorentina tersebut dibukukan oleh Adrian Mutu dan Alberto Gilardino.

Dalam pertandingan ini Fiorentina tidak diperkuat beberapa pemain pilarnya. Alessandro Gamberini belum pulih dari cedera, begitu pula Martin Jorgensen. Sementara itu, Riccardo Montolivo masih memperkuat Timnas Italia di Olimpiade Beijing. Sedikit kejutan terjadi saat Massimo Gobbi dimainkan untuk mengisi posisi Marco Donadel. Slavia Praha sendiri menerapkan formasi bertahan dengan hanya menempatkan Zdenek Senkerik di depan.

Anak

Anak Di zaman orde baru, Andikun seorang penjaga pintu tol
yang selalu berjaga di malam hari.
Suatu malam sebuah mobil Timor yang dikendarai Tommy
berhenti di depannya dan menyerahkan uang Rp 50 ribu
Ketika akan memberi uang kembalian, Tommy menolak
dan berkata dengan angkuh, “Saya tidak butuh
kembalian… Kamu tahu, saya anak Presiden. Ambil saja
sisanya!”
Andikun sangat senang mendapatkan uang Rp 47 ribu.
Tak lama kemudian Tutut lewat dengan mobil Mercedez
Benz dan menyerahkan uang Rp 50 ribu.
Ketika akan memberi uang kembalian, Tutut menolak dan
berkata dengan angkuh juga, “Saya tidak butuh
kembalian… Saya anak Presiden. Ambil saja sisanya!”
Andikun sangat senang mendapatkan uang Rp 47 ribu
lagi
Selang beberapa saat Soeharto pun lewat dengan mobil
BMW terbaru dan menyerahkan Rp 5 ribu. Andikun
sengaja tidak memberikan kembaliannya.
“Hei, mana uang kembalianku Rp 2 ribu!!” bentak
Soeharto
“Pak, baru saja kedua anak bapak, Tutut dan Tommy,
lewat ke sini namun mereka tidak meminta uang
kembalian,” kata Andikun.

Soeharto dengan ketus menjawab, “KAMU TAHU,
TUTUT DAN TOMMY ITU ANAK SIAPA?? MEREKA
ANAK PRESIDEN!!! SEDANGKAN SAYA ITU KAN
CUMA ANAK PETANI!!”
Andikun : ?????????????

Jerman vs Spanyol

Euro 2008 memasuki partai puncak. Sebanyak 30 pertandingan telah berlangsung dan dua tempat menuju tampuk juara menjadi milik Jerman dan Spanyol. Dari total pertandingan di atas Euro 2008 terhitung produktif dengan 76 gol. Kedua pelatih yakin produktifitas akan terus berlanjut di Ernst Happel Stadion, Minggu (29/06) atau Senin dinihari-WIB.

Joachim Loew, arsitek Jerman, memiliki ambisi membawa Die Maanschaft menjadi kampiun untuk keempat kalinya. Kekuatan utama Jerman tidak salah lagi berada pada mental bertanding yang luar biasa. Kalah dari Kroasia di zona Grup B, Jerman mampu memutarbalikkan prediksi banyak orang di perempat final dengan menyingkirkan Portugal yang lebih dijagokan.

Dengan skor yang sama, 3-2, Jerman mengubur Turki, tim yang bisa disebut kekuatan paling alot selama beberapa pekan ini. Meski dramatis, Jerman tidak butuh tendangan penalti dalam menyingkirkan lawan-lawannya. Di tengah harapan menggunung Jerman dikejutkan dengan cederanya Michael Ballack (betis), pengendali tempo permainan dan sosok pemimpin. lihat halaman selanjutnya >>

Halaman Berikutnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.